PEMETAAN WILAYAH
417 Pembaca

01-02-2020



emetaan wilayah bertujuan untuk menentukan rupa wilayah yang akan digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Penentuan wilayah meliputi luas areal inti dan penyangga, mengetahui ekosistem (keragaman tanaman dan biota). Pembuatan peta didahului dengan survey ke wilayah pemetaan. Hasil pemetaan berupa peta transek yang merupakan sketsa mencakup identifikasi wilayah dan tata letak tanaman sasaran dan tanaman lainnya. Sebelum melakukan pemetaan area ditentukan dulu area mana yang akan dijadikan tempat (site) perlakuan dengan beberapa pertimbangan, diantaranya: rupa bumi, vegetasi, kepemilikan lahan, petani/ kelompok tani dan faktor lain yang dapat mendukung/menghambat pelaksanaan kegiatan.
Alat yang harus dipersiapkan dalam melakukan pemetaan ialah Peta Wilayah (peta desa, peta kecamatan, peta kabupaten), Global Positioning System (GPS), alat tulis dan Komputer.
Langkah-langkah melakukan Pemetaan:
a. Transek.
Pemetaan dilakukan dengan cara menarik garis lurus sepanjang area yang dipetakan.
Pada garis tersebut dibuat titik-titik secara periodik/konstanta (setiap 10, 25, 50 atau 100 m) sesuai dengan tingkat ketelitian yang diinginkan, semakin pendek jarak titiknya peta yang dihasilkan akan semakin baik.
Secara berurutan dari titik-titik tersebut ditarik garis melintang sepanjang area dan setiap konstanta yang ditentukan ditarik garis membujur (gambar 1.).
Pada area dilapang setiap titik-titik tersebut ditandakan dengan menggunakan GPS, dihimpun informasi lapangnya dan dicatat pada lembar informasi lapang yang tersedia.

901111-12_01022020_1580559502_map_1

Hasil pengambilan data dari lapang selanjutnya dihimpun dan dibuat peta dasar beserta keteranganya, seperti disajikan pada gambar 2.

901111-12_01022020_1580559506_map_2

 

b. Penggunaan software bantu
Data GPS yang telah dihimpun dari lapang dapat dapat di masukkan dalam software pemetaan (arcview, ermapper, google map atau google earth) kemudian setelah diolah dapat dihasilkan peta rupa bumi dari areal yang diinginkan. Disamping itu, dapat digambarkan posisi/ letak ordinat dan koordinat dari pohon yang akan diperlakukan dalam kegiatan.