ARTIKEL
Perubahan Iklim dan Pengaruhnya terhadap Serangan OPT pada Tanaman Hortikultura 11 Pembaca
29-06-2022

Aktivitas manusia mengubah konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer sehingga menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Sejak tahun 2000-an, konsentrasi CO2 di atmosfer telah meningkat secara signifikan daripada beberapa dekade sebelumnya. Kecenderungan yang sama juga terjadi pada konsentrasi CH4, N2O, dan gas rumah kaca lainnya.1 Perubahan iklim adalah salah satu permasalahan global bagi sektor pertanian. Peningkatan suhu muka bumi dan karbondioksida (CO2) berpengaruh besar terhadap produksi tanaman budidaya. Konsekuensi dari perubahan iklim adalah munculnya varian OPT baru, perubahan praktik budidaya tanaman akibat peningkatan peristiwa kekeringan atau kebanjiran yang mengancam produksi tanaman.4 Perubahan iklim dikhawatirkan menyebabkan populasi serangga hama menjadi tidak stabil, yang berujung pada ledakan populasi di sejumlah wilayah, dan penurunan populasi di wilayah lain. Respon agroekosistem terhadap

Selanjutnya
Rekomendasi Pengendalian OPT Anggrek di Kelompok Tani Anggrek Kota Kendari 1364 Pembaca
01-02-2020

Permasalahan:Kelompok Tani Anggrek Kota Kendari (KT Mowila Wekoila, Wekoila dan KT Wulaa Morini) Provinsi Sulawesi Tenggara.Tanaman Anggrek yang rentan terhadap OPT adalah jenis Anggrek Hybrida (Dendrobuium sp dan Arachnis), sedangkan jenis Anggrek Species (Grammathophyllum scriptum, Phalaenopsis amabilis dan Vanda batemmanii) lebih tahan terhadap OPT.OPT yang menjadi permasalahan  : Hama sejenis kepik / kumbang kuning yang dapat terbang menyerang bunga dengan gejala bunga anggrek akan hancur dan membusuk dan bila dibuka kuntum bunganya terdapat larva yang berbentuk ulat, yang warnanya sama dengan warna kuntum bunga anggrek yang diserang. Pengendalian yang dilakukan dengan cara menggunting tangkai bunga dan membakarnya, namun hama tersebut akan muncul kembali, pengendalian terakhir dengan pestisida dengan Decis dilakukan sejak muncul primordia bunga dan hasilnya

Selanjutnya
Penyakit Bercak Daun pada Leather Leaf fern dan Teknik Pengendalian 482 Pembaca
01-02-2020

Leather Leaf merupakan tanaman tropis, berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, selain itu juga banyak terdapat di Selandia Baru dan Australia. Leatherleaf adalah tanaman hias daun yang memiliki nilai ekonomi yang baik dan cocok dikembangkan di Indonesia. Leather Leaf adalah sinonim tanaman Rumohra adiantiformis, yang merupakan tanaman dari jenis paku – pakuan. Leather leaf terdiri dari sekumpulan daun berbentuk segitiga yang simetris antara sisi – sisinya. Warna daun Leather Leaf hijau tua dan muda tergantung pada kesegaran dan tingkat kematangan. Ketersediaan tanaman leather leaf sepanjang tahun dengan fase hidup medium (3 sampai 4 minggu). Leather Leaf adalah jenis tanaman foliage dataran tinggi tropis, yang akan tumbuh ba

Selanjutnya
Waspadai Penyakit Bakteri Pantoea stewartii pada Jagung Manis 880 Pembaca
01-02-2020

P. stewartii merupakan bakteri OPTK A1 (OPT yang dilaporkan belum terdapat di wilayah Indonesia) pada tanaman jagung yang sudah masuk ke dalam wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil kegiatan pemantauan daerah sebar OPTK 2012, P. stewartii telah tersebar di Provinsi Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten dan Sulawesi Selatan. P. stewartii menyerang tanaman jagung, terutama jagung manis pada seluruh stadia tanaman (stadia pembungaan, pembuahan, pembibitan dan pertumbuhan vegetatif). Bagian tanaman yang terinfeksi yaitu buah, kuncup bunga, daun, akar, benih, batang dan seluruh bagian tanaman. Kerugian akibat OPT ini berkisar 40 – 100%. Penularan:P. stewartii merupakan patogen tula

Selanjutnya
Bahan Pengendali Raphis excelsa Ramah Lingkungan 230 Pembaca
01-02-2020

R. excelsa di beberapa negara dikenal dengan “Lady Palm” sedangkan di Indonesia biasa dikenal dengan “Palem Waregu”. R. excelsa merupakan salah satu tanaman Sub Tropis yang berasal dari Cina selatan dan Jepang dan dimanfaatkan sebagai Tanaman Hias Indoor maupun Tanaman Hias Outdoor. Permintaan tanaman R. excelsa cendrung terus meningkat dari tahun ke tahun, namun negara eksportir sering tidak dapat memenuhi permintaan tersebut baik dari sisi jumlah kontinuitas dan kualitas.Sehubungan dengan hal tersebut R. excelsa perlu terus menerus disosialisasikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan sehingga dapat memperoleh manfaat peluang ekonomi. Upaya memenuhi permintaan tanaman hias tropis di pasar luar negeri masih dilakukan dengan mengeksploitasi tanaman dari hutan dan pekarangan tanpa budidaya intensif. Hal ini menyebabkan kualitas tanaman kurang baik, tidak seragam dan pasokan terbatas sehingga kuantitas, kualitas dan kontinuit

Selanjutnya
Waspada Serangan OPT Hortikultura pada Musim Kemarau 2012 131 Pembaca
01-02-2020

PendahuluanDampak Perubahan iklim (DPI) pada tanaman hortikultura tidak hanya menyebabkan banjir  pada musim hujan (MH) dan kekeringan pada musim kemarau (MK) melainkan perubahan musim tersebut juga memicu meningkatnya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT)  pada tanaman hortikultura, sehingga produksi dan mutu hasil rendah dan menimbulkan kerugian bagi petani. Untuk mengurangi DPI pada tanaman hortikultura diperlukan upaya antisipasi untuk penerapan langkah adaptasi, diantaranya  melalui  pemanfaatan informasi iklim yang tersedia, mengolah dan analisis data iklim, serta melaksanakan waktu dan pola tanam di kawasan hortikultura sesuai musim.Menurut Prakiraan Musim Kemarau 2012 yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa Awal Musim Kemarau (MK) 2012 di 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia diprakirakan umumnya terjadi pada bulan Mei 2012 sebanyak 126 ZOM (36,8%) dan Jun

Selanjutnya
Aplikasi Pestisida Sintetik pada Tanaman Melati 678 Pembaca
01-02-2020

Melati merupakan tanaman florikultura berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai simbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac) karena bunganya dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Jenis lain yang juga populer adalah gambir (Jasminum. officinale).Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara. Di Italia, Bunga Melati Casablanca (Jasminum Officinalle), yang disebut juga Spanish Jasmine ditanam tahun 1692 untuk dijadikan parfum. Tahun 1665 di Inggris dibudidayakan melati putih (Jasminum sambac) yang diperkenalkan oleh Duke Casimo de Medici. Dalam tahun 1919 ditemukan melati Jasminum  parker di kawasan India Barat Laut, Kemudian dibudidayakan di Inggris pada tahun 1923.Secara umum, bunga melati bermanfaat sebagai bunga tabur, bahan industri minyak wangi, kosmetika, parfum, farmasi, penghias rangkaian bunga dan baha

Selanjutnya
Musuh Alami Dalam Mewujudkan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan Ram 209 Pembaca
01-02-2020

LATAR BELAKANGOrganisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)  merupakan salah satu kendala dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi, serta menghambat ekspor. Oleh sebab itu, perlu dilakukan antisipasi kemungkinan terjadinya risiko serangan OPT lebih berat, sehingga kehilangan hasil dapat ditekan serendah mungkin.Pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan operasi mengenai penerapan Hama hama terpadu (PHT) melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman (Pasal 20), Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 1995 tentang Perlindungan Tanaman, dan Undang-Undang Nomor  13 Tahun 2010 tentang Hortikultura, bahwa salah satu sarana hortikultura adalah bahan pengendali OPT ramah lingkungan (Pasal 32). Kebijakan pembangunan pertanian yang mempertahankan kelestarian  lingkungan dan kekhawatiran efek yang tidak diinginkan akibat penggunaan pestisida sintetik, mendukung pelaksanaan penerapan PHT, bertuj

Selanjutnya
Antisipasi dan kewaspadaan Spodoptera frugiperda pada jagung manis di Kubu 256 Pembaca
01-02-2020

Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat dikenal sebagai pemasok sayuran di Kalimantan Barat, khususnya jagung manis karena merupakan penghasil jagung manis terbaik di provinsi ini, selain rasanya yang manis, jagung tersebut juga memiliki bonggol yang besar.Menurut petugas PPL di daerah ini lahan sekitar 300-500 ha dibudidayakan jagung manis hampir sepanjang musim, sehingga menjadi salah satu komoditas unggulan produk pertanian bagi Kubu Raya Kelompok tani sumberjaya dengan ketua Bapak Yatmoko, di desa Rasau Jaya 1 yang menanam jagung manis diberi sosialisasi bersama dengan POPT dan PPL setempat untuk melakukan rotasi tanam selain jagung manis. Lahan pertanian yang merupakan lahan gambut harus diberi kapur pertanian untuk meningkatkan pH. OPT yang menyerang selama ini yaitu layu Fusarium dan bakteri serta hawar daun dengan intensitas ringan. Pengendalian dilakukan secara preventif dengan merendam benih dengan fungisida,

Selanjutnya
Pengendalian OPT Ramah Lingkungan Mulai Diterapkan Petani Direjang Lebong 206 Pembaca
01-02-2020

Rejang lebong merupakan daerah sentra produksi utama sayuran di Bengkulu. Di daerah ini berbagai macam sayuran dapat tumbuh dengan baik seperti cabai, bawang merah, kentang, wortel, kubis, bawang daun, tomat, terung, dll.Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, produksi sayuran dari Kabupaten Bengkulu ini didistribusikan ke Provinsi sekitarnya seperti Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi. Menurut Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong  Solahudin, komoditas sayuran utama yang dihasilkan adalah kubis dan sudah mulai dicoba untuk diekspor ke Malaysia walauoun belum kontinue.

Selanjutnya