ARTIKEL
Trik Petani Mangga Kendalikan Lalat Buah di Tengah Pandemi Corona 786 Pembaca
07-06-2020

Trik Petani Mangga Kendalikan Lalat Buah di Tengah Pandemi Corona Indramayu - Rerimbunan pohon mangga Gedong gincu di Desa Krasak, Indramayu, Jawa Barat terasa menyejukkan bagi siapapun yang memandang. Waryana, ketua kelompok Tani Angling Darma, pagi-pagi sekali sudah berkeliling menggunakan sepeda motornya untuk “menginspeksi” populasi lalat buah yang terperangkap. Hasil perangkap lalat buah yang terpasang sejak setahun lalu itu selalu dimonitor olehnya setiap sepekan sekali. Meski wabah corona melanda tak menyurut langkah Waryana untuk mengelola Kebun nya. "Bagi saya, monitoring lalat buah sudah menjadi kewajiban layaknya seorang prajurit dalam situasi perang," ujar Waryana dalam keterangannya saat dihubungi Sabtu (6/6) Desa Krasak merupakan salah satu lokasi penerapan pengendalian

Selanjutnya
PERANGKAP LIKAT KUNING SEBAGAI SAHABAT PETANI 882 Pembaca
07-06-2020

PERANGKAP LIKAT KUNING SEBAGAI SAHABAT PETANI Pengendalian hama tanaman dalam konsep Pengendaliah Hama Terpadu (PHT) dilakukan dalam satu kesatuan pengendalian atau dengan cara menggabungkan beberapa teknik pengendalian seperti pengendalian fisik, pengendalian mekanik, pergiliran dan rotasi tanaman yang semuanya lebih bersifat ramah lingkungan. Kegiatan pemantauan OPT di pertanaman adalah penting dilakukan untuk menentukan upaya preventif pengendalian OPT dan salah satu upaya pengendalian hama terpadu yang bersifat preventif yaitu dengan menggunakan perangkap likat kuning (yellow sticky trap). Pemanfaatan perangkap ini dapat menjadi indikator populasi OPT di area pertanaman atau berfungsi sebagai monitoring dan juga dapat dijadikan sebagai alat pengendalian. Perangkap likat kuning mampu mengendalikan beberapa OPT yang sering muncul di pertanaman dan dapat dijadikan so

Selanjutnya
Antisipasi Kemarau, Kementan-BPTHPH Jabar Pantau Komoditas Strategis Hortikultura 326 Pembaca
06-06-2020

Antisipasi Kemarau, Kementan-BPTHPH Jabar Pantau Komoditas Strategis Hortikultura JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa beberapa daerah di Indonesia akan memasuki kemarau. Dari total 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia sebanyak 30 persen diperkirakan mengalami kemarau lebih kering dari situasi normal. Daerahnya meliputi yaitu sebagian Aceh, sebagian pesisir timur Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung Bagian Timur, Banten bagian Selatan, sebagian Jawa Barat, serta Jawa Tengah Bagian Tengah dan Utara. Prediksi awal kemarau terjadi pada Mei dan puncaknya pada Agustus 2020. Kepala BPTHPH Jawa Barat, Ajat Sudrajat memaparkan, keadaan kemarau ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap berkurangnya ketersedian air untuk kebutuhan tanaman. “Imbasnya terjadi kekeringan serta biasanya be

Selanjutnya
Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan, Dukung Produksi Aman Konsumsi 454 Pembaca
05-06-2020

Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan, Dukung Produksi Aman Konsumsi Bawang merah dikenal sebagai sayuran umbi penyedap masakan. Salah satu kendala dalam pembudidayaan adalah tingginya penggunaan bahan kimia pupuk dan pestisida. Penggunaan bahan kimia tidak rasional berdampak negatif terhadap keamanan pangan dan kelestarian lingkungan. Kondisi ini sebetulnya dapat diatasi dengan penggunaan bahan pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) ramah lingkungan seperti agens pengendali hayati, pestisida nabati, likat kuning, feromon dan penanaman refugia. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian SYL guna menghasilkan produk sehat dan ramah lingkungan. Penggunaan bahan kimiawi sebenarnya karena kekhawatiran gagal panen atau hasil panen berkurang. Banyak petani menggunakan pestisida kimia dari waktu ke waktu (secara terjadwal) tanpa melalui pengamatan keadaan seran

Selanjutnya
Tanami Pekarangan, Mentan SYL: Sumber Pangan, Menambah Pendapatan 344 Pembaca
04-06-2020

Tanami Pekarangan, Mentan SYL: Sumber Pangan, Menambah Pendapatan Gowa – Pandemi Covid-19 membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dan kekhawatiran sumber pangan. Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan sebagai komitmen dan tanggung jawab menyediakan bahan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia. Salah satu upaya itu adalah dengan memanfaatkan pekarangan. Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, corona mungkin bisa selesai dari beberapa bulan, akan tetapi perut rakyat tidak boleh bersoal. Karena itu, pertanian menjadi sektor andalan di tengah tantangan ekonomi yang melemah. “Dampak corona membuat ekonomi melemah, banyak orang kehilangan pekerjaan, obatnya ada di depan mata, yaitu bertani, bertanam di pekarangan,” ujar SYL ketika mengunjungi KWT ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Biring Balang Desa Borong Pala’la Kabupaten

Selanjutnya
Amankan Produksi Bawang Merah, Petani Pati Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan 390 Pembaca
29-05-2020

Amankan Produksi Bawang Merah, Petani Pati Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan PATI - Sebagai sentra bawang merah terbesar di Pantura Jawa Tengah, Pati memiliki hamparan bawang merah yang cukup luas. Tidak sulit untuk menemukan sentra pertanaman bawang merah di daerah yang berjuluk Bumi Mina Tani tersebut. Pada bulan Mei saja, tercatat sedikitnya 604 hektar pertanaman bawang merah dengan berbagai variasi umur tanam. Varietas andalan yang banyak dikembangkan petani setempat dikenal dengan nama Tajuk. Namun pada saat musim kemarau, sebagian petani beralih menanam varietas Bauji yang dinilai lebih tahan kekeringan. Salah satu strategi petani bawang merah Pati untuk menjaga keberlanjutan usaha tani sekaligus meningkatkan produktivitas panen dilakukan melalui penerapan sistem budidaya ramah lingkungan. A

Selanjutnya
Ekstrak Akar Tuba Mampu Mengendalikan Hama Pada Tanaman Jeruk 583 Pembaca
28-05-2020

EKSTRAK AKAR TUBA MAMPU MENGENDALIKAN HAMA PADA TANAMAN JERUK(Ulat Daun, Kutu Kebul, Kutu Daun, Tungau) oleh : DIKY DWI C (POPT Pertama UPT Perlindungan TPH Kalbar) Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan OPT pada tanaman. Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan bahan yang murah dan peralatan yang sederhana. Beberapa hal inilah yang mendasari petugas POPT untuk selalu mensosialisasikan penggunaan pestisida nabati ke petani. Seperti yang terlihat pada hasil monitoring rutin tanaman jeruk di Kelompok Tani Bestari Raya Desa Semudun Kec. Sungai Kunyit, Kab. Mempawah beberapa waktu lalu. Rata-rata tanaman jeruk di kelompok

Selanjutnya
Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis 608 Pembaca
27-05-2020

Kendalikan OPT Lewat AW-IPM, Kualitas dan Kuantitas Ekspor Manggis Makin Manis Jakarta - Siapa yang tak kenal manggis (Garcinia mangostana L.). Buah asli Indonesia yang dikenal dengan Queen of The Fruits ini merupakan komoditas potensi ekspor dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Indonesia mempunyai sejumlah daerah sentra manggis. Terbentang dari Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, hingga NTB. Varietas yang terkenal di antaranya Wanayasa, Puspahiang, Kaligesing, Ratu Kamang, Ratu Tembilahan, dan Lingsa. Lantas bagaimana peluang dan tantangan ekspor manggis ? Direktur Perlindungan Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Sri Wijayanti Yusuf mengungkapkan, saat ini negara Cina merupakan tujuan ekspor manggis Indonesia. Namun manggis harus bebas dari Organisme P

Selanjutnya
Mitigasi Terhadap Kekeringan Pada Tanaman Hortikultura di Provinsi Bengkulu 979 Pembaca
26-05-2020

MITIGASI TERHADAP KEKERINGAN PADA TANAMAN HORTIKULTURA Ketika tanaman mengalami kondisi kekeringan, terjadi penurunan potensial air antara akar dan tanah, sehingga laju penyerapan air oleh akar menurun. Penurunan laju penyerapan air dan adanya peningkatan transpirasi dan evaporasi akibat radiasi matahari membuat tanaman mengalami kekurangan air. Selain menghambat aktifitas fotosintesis, kekeringan juga menghambat sintesis protein dan dinding sel (Ross, 1995). Pengaruh kekerimgan tidak saja menekan pertumbuhan tanaman dan hasil bahkan menjadi penyebab kematian. Kekeringan adalah salah satu bencana yang ditandai dengan keadaan kurangnya pasokan air pada satu wilayah dalam jangka waktu berkepanjangan, kekurangan air dalam waktu yang lama akan memberikan dampak yang buruk bagi kegiatan pertanian. Menurut Parwata dkkl (2014) kekeringan m

Selanjutnya
Refugia : Cantik Alami, Lindungi Pertanian Ramah Lingkungan 595 Pembaca
25-05-2020

Refugia : Cantik Alami, Lindungi Pertanian Ramah Lingkungan Pernah melihat semaraknya bunga-bunga di sekitar pertanaman cabai, bawang merah atau bahkan padi? Bahkan pernah ada berita tentang pertanaman sayuran yang tiba-tiba viral menjadi tempat wisata dadakan untuk foto-foto saking indahnya warna warni bunga dan didominasi dengan bunga matahari di sekitarnya. Siapa sangka jika bunga-bunga cantik itu sengaja ditanam. Betul, istilahnya refugia. Refugia umumnya hanya dikenal sebagai tanaman berbunga di sekitar areal pertanaman budi daya. Beberapa jenis bunga seperti bunga kertas ( Zinnia elegans), bunga matahari ( Helianthus annuus), bunga kenikir ( Cosmos caudatus), bunga kembang sepatu ( Hibiscus rosa-sinensis), atau bunga wijen ( Sesamum indicum) sering ditanam di pematang ataupun di pinggiran areal pertanaman sayuran maupun buah. Selain memperindah pemandangan, ternyata ada beberapa

Selanjutnya