ARTIKEL
Antisipasi Penanganan Dampak Perubahan Iklim Di Provinsi Lampung 797 Pembaca
23-05-2020

ANTISIPASI PENANGANAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIMDI PROVINSI LAMPUNG Perubahan iklim yang iklim selalu terjadi di Indonesia pada umumnya dari musimhujan ke musim kemarau. Memasuki musim kemarau di Provinsi Lampung yang sering mengakibatkan terjadinya kekeringan yakni di wilayah Lampung Timur, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Utara dan Tulang bawang Barat maka seluruh pihak yang bergerak di sektor pertanian harus mengerahkan seluruh daya upaya agar dampaknya terhadap produksi tanaman yang berujung pada ketahanan pangan Nasional serta kesejahteraan petani, dapat dikurangi seminimal mungkin. Adanya pandemic Covid 19 yang melanda provinsi Lampung sangat berdampak terhadap pemasaran dan distribusi hasil pertanian sebagai akibatnya harga jual hasil pertanian di tingkat petani sangat anjok (murah) seperti cabai, pisang dan komoditas hortikultura lainnya. D

Selanjutnya
Jabar Kendalikan Lalat Buah Dengan Simpok 550 Pembaca
21-05-2020

JABAR KENDALIKAN LALAT BUAH DENGAN SIMPOK( http://bit.ly/SIMPOK2020 ) Jawa Barat merupakan sentra produksi mangga, terutama mangga gedong gincu. Beberapa sentra produksi Mangga Gedong Gincu yaitu Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka. Sumedang dan Kuningan (CIAYUMAJAKUNING). Keunggulan mangga gedong Gincu : rasa manis segar, aroma harum, bentuk dan warna menarik, disukai konsumen baik domestik maupun manca negara serta harga yang relatif stabil. Peluang pasar ekspor mangga gedong gincu cukup tinggi, namun terkendala belum terbebasnya OPT lalat buah dan residu pestisida kimia. Kerusakan buah akibat serangan lalat buah mencapai 30-40%, sehingga menurunkan pendapatan petani. Ujar Wahid Sarifudin. Upaya pengendalian oleh petani telah dilaksanakan, tetapi masih kurang efektif kar

Selanjutnya
Penerapan Penanganan Dampak Perubahan Iklim Guna Mengamankan Produksi Dan Produktivitas Di Provinsi Jambi 602 Pembaca
20-05-2020

PENERAPAN PENANGANAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIMGUNA MENGAMANKAN PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS DI PROVINSI JAMBI Penerapan Penanganan Dampak Perubahan Iklim (PPDPI) merupakan langkah pemberdayaan petani dalam menerapkan upaya adaptasi dan menangkal menghadapi dampak perubahan iklim dilahan usaha tani secara mandiri dibawah bimbingan dan arahan POPT sehingga resiko kerusakan tanaman dapat ditekan terutama pada daerah yang rawan banjir atau kekeringan. Akhir Maret 2020 Indonesia mulai memasuki pandemic Covid 19 yang mana juga melanda Provinsi Jambi yang semakin hari semakin bertambah. Namun dari sisi lain pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melaksanakan social distancing dengan tetap mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak bila melaksanakan aktivitas sehari – hari. Bagi petani kondisi ini dikwatirkan berdampak se

Selanjutnya
Kalimantan Barat Siap Antisipasi Musim Kemarau 2020 522 Pembaca
19-05-2020

KALIMANTAN BARAT SIAP ANTISIPASI MUSIM KEMARAU 2020 Perubahan iklim dewasa ini secara langsung maupun tak langsung meningkatkan risiko bagi petani. Penyebabnya karena perubahan iklim telah meningkatkan intensitas serangan hama dan penyakit tanaman. Keadaan kemarau tentunya akan sangat berpengaruh terhadap berkurangnya ketersediaan air untuk kebutuhan tanaman dan mengakibatkan kekeringan serta biasanya berpengaruh terhadap peningkatan serangan Organisme pengganggu Tumbuhan (OPT). Menyikapi hal tersebut UPT Perlindungan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat menghimbau para petani untuk mewaspadai perkembangan OPT di musim kemarau ini. “Perubahan iklim yang terjadi dewasa ini semakin sulit diprediksi. Kondisi semacam ini secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada perubahan perilaku OPT yang tentunya berpengaruh pada intensitas serangan

Selanjutnya
Antisipasi Ketersediaan Bawang Merah, Kementan Perkuat Early Warning System 494 Pembaca
19-05-2020

Antisipasi Ketersediaan Bawang Merah, Kementan Perkuat Early Warning System JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) telah mengambil langkah antisipasi ketersediaan bawang merah terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serta keadaan iklim yang tidak kondusif melalui pengamatan yang intensif sebagai early warning sistem (EWS) dan tindakan pengendalian. Diketahui bahwa bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum) merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang diusahakan petani secara intensif. Namun dalam praktinya di lapangan, budidaya Bawang Merah dihadapkan dengan berbagai masalah di lapangan yang dapat menurunkan jumlah produksi. Permasalahan OPT terjadi akibat perubahan ekosistem pertanian dan pola budidaya, serta dipengaruhi juga oleh terjadinya perubahan iklim (Dampak Perubahan Iklim/DPI).

Selanjutnya
Antisipasi Penanganan Dampak Perubahan Iklimdi Provinsi Bali 560 Pembaca
18-05-2020

ANTISIPASI PENANGANAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIMDI PROVINSI BALI Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terdampaknya berbagai sektor, dan sektor pertanian saat ini dituntut untuk senantiasa bisa menyediakan stok pangan karena ketersediaan dan keamanan pangan dewasa ini menjadi perhatian dan menjadi skala prioritas ditengah situasi dan kondisi mewabahnya pandemi Covid-19 yang belum pasti diketahui kapan akan berakhirnya, sehingga pengawalan, pendampingan, pengendalian OPT dan antisipasi penanganan Dampak Perubahan Iklim perlu lebih ditingkatkan sehingga kehilangan hasil, penurunan produksi pangan dan kualitasnya bisa tetap dijaga. Dalam rangka mengantisipasi dampak perubahan iklim tersebut, kebijakan pembangunan ketahanan pangan diarahkan untuk :- Meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan;- Mengembangkan perekonomian pedesaan;

Selanjutnya
Antisipasi Dampam Perubahan Iklim (DPI) Terhadap Komoditas Hortikultura di Sumatera Utara 384 Pembaca
17-05-2020

18 Mei 2020 Antisipasi Dampam Perubahan Iklim (DPI) Terhadap Komoditas Hortikultura di Sumatera Utara Medan- Meski diperkirakan terhindar dari ancaman kekeringan, namun pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tetap mengawal tanaman hortikultura pada musim kemarau tahun 2020."Kita tetap fokus untuk mengamankan produksi tanaman hortikultura musim tanam April-September 2020 dengan berbagai upaya," papar Kepala Dinas TPH Provsu, Dahler Lubis, melalui telepon selulernya di Medan, Selasa (12/05/2020) pagi.Apalagi, lanjutnya, sejumlah kabupaten menjadi sentra produksi komoditas unggulan hortikultura, diantaranya pisang barangan, jeruk, cabai merah dan bawang merah, sehingga perlu dilakukan upaya antisipasi dalam menghadapi musim kemarau tahun 2020. Khusus

Selanjutnya
Dirjen Horti Luruskan Aksi Pedagang Sayur Malang akibat Pembelian Menurun 352 Pembaca
17-05-2020

Rilis Kementan, 17 Mei 2020No. 495/R-KEMENTAN/05/2020 Dirjen Horti Luruskan Aksi Pedagang Sayur Malang akibat Pembelian Menurun Malang, Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah guna mencegah penyebaran virus Covid-19, berdampak krisis pada berbagai sektor dari kesehatan hingga ekonomi. Di Kota Malang Raya, penerapan PSBB akan mulai dilaksanakan pada Minggu (17/05/20) besok. Menjelang penerapan PSBB, jagat maya dikejutkan dengan aksi viral para pedagang desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang membuang produk sayuran yang semestinya dijual. Bukan hanya membuang, sebagian sayuran dibagikan gratis kepada pengguna jalan yang melintas. Aksi itu dilakukan lantaran sayuran tidak laku.

Selanjutnya
Antisipasi Puncak Kemarau, Kementan Gerak Cepat Petakan Komponen Bantuan 186 Pembaca
15-05-2020

ANTISIPASI PUNCAK KEMARAU, KEMENTAN GERAK CEPAT PETAKAN KOMPONEN BANTUAN JAKARTA - Berdasar hasil Forum Diskusi Iklim (FDI) dengan pihak BMKG April lalu, puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. Terutama untuk kawasan seperti Jambi bagian barat, Bangka Belitung, Pulau Jawa, Bali, sebagian NTB, NTT, Kalteng bagian selatan, Kalsel bagian utara, Kaltim bagian selatan, Sulbar, sebagian Sulsel, Sultra bagian selatan, Sulut bagian utara, Malut, Papua Barat Bagian Timur, Jayapura.Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian terus sigap dan tanggap cepat dalam mendukung pengamanan produksi cabai maupun bawang merah. Tujuannya tak lain untuk meminimalsiri kehilangan hasil akibat dampak perubahan iklim (kekeringan). “Kami Direktorat Perlindungan Hortikultura telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dalam r

Selanjutnya
Antisipasi Dampak Kekeringan Komoditas Hortikultura Di Kalimantan Tengah Tahun 2020 327 Pembaca
15-05-2020

ANTISIPASI DAMPAK KEKERINGAN KOMODITAS HORTIKULTURA DI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2020 Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meterorologi Tjilik Riwut Palangka Raya tentang prakiraan musim kemarau 2020 di Kalimantan Tengah yaitu secara umum prakiraan awal musim kemarau 2020 di Kalimantan Tengah akan di mulai bulan Mei 2020 dasarian II dan berakhir pada bulan Juli 2020 dasarian III. Prakiraan awal musim kemarau tahun 2020 di Kalimantan Tengah yaitu : Mei 2020 dasarian II : terjadi pada wilayah kabubapaten Barito Selatan Juni 2020 dasarian I : terjadi pada wilayah kab Kapuas dan Barito Timur Juni 2020 dasarian II : terjadi pada wilayah Barito Timur Juni 2020 dasarian III : terjadi pada wilayah Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Kapuas

Selanjutnya