ARTIKEL
Mentan Bangga Ikut Panen Perdana Bawang Putih Di Banyuwangi 91 Pembaca
06-02-2020

RMOL. Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman ikut panen raya bawang putih seluas 116 hektar di kaki Gunung Ijen, Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Kamis, 22/3).Amran ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan jajaran Direksi PT Sinar Padang Sejahtera selaku penyewa lahan milik PT Perkebunan Lidjen dengan status Hak Guna Usaha (HGU). "Hari ini kami, warga besar petani Indonesia patut berbangga dan berbahagia," kata Amran sembari mengacungkan bawang putih yang dipanennya. Pasalnya, lanjut Amran, panen bawang putih kali ini merupakan panen perdana bawang putih di Kabupaten Banyuwangi. "Ini ada Bapak Bupati, ini adalah panen bawang putih pertama di Banyuwangi," jelasnya. Bawang putih itu lanjut dia merupakan salah satu kelas unggul. Bagaimana tidak, satu siung

Selanjutnya
Panen Bawang Putih di Lereng Ijen, Mentan Optimis Percepatan Swasembada di 2021 96 Pembaca
06-02-2020

BANYUWANGI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membeberkan strategi swasembada saat menghadiri acara panen bawang putih perdana di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (22/03). Di lokasi yang merupakan sentra baru pengembangan bawang putih seluas 116 hektare itu, Amran optimis cita-citanya dapat diwujudkan."Ini adalah panen bawang putih pertama di Banyuwangi. Baru tanam langsung berhasil. Kita jadikan pilot project, selain Magelang dan Temanggung," kata AmranMenurut Amran, kombinasi dari penyediaan lahan, pengadaan benih, dan penerapan regulasi dapat mendorong terciptanya kondisi yang kondusif guna percepatan produksi bawang putih nasional.Dalam perhitungan Kementerian Pertanian, setidaknya dibutuhkan 73 ribu hektar lahan untuk mencapai swasembada. Sebanyak 60 ribu hektar untuk bawang konsumsi, dan 13 ribu hektar untuk produksi benih. Kebutuhan lahan yang untuk bawang putih ini sangat kecil,

Selanjutnya
Panen Bawang Putih di Lereng Ijen, Mentan Optimis Percepatan Swasembada di 2021 96 Pembaca
06-02-2020

BANYUWANGI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membeberkan strategi swasembada saat menghadiri acara panen bawang putih perdana di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (22/03). Di lokasi yang merupakan sentra baru pengembangan bawang putih seluas 116 hektare itu, Amran optimis cita-citanya dapat diwujudkan."Ini adalah panen bawang putih pertama di Banyuwangi. Baru tanam langsung berhasil. Kita jadikan pilot project, selain Magelang dan Temanggung," kata AmranMenurut Amran, kombinasi dari penyediaan lahan, pengadaan benih, dan penerapan regulasi dapat mendorong terciptanya kondisi yang kondusif guna percepatan produksi bawang putih nasional.Dalam perhitungan Kementerian Pertanian, setidaknya dibutuhkan 73 ribu hektar lahan untuk mencapai swasembada. Sebanyak 60 ribu hektar untuk bawang konsumsi, dan 13 ribu hektar untuk produksi benih. Kebutuhan lahan yang untuk bawang putih ini sangat kecil,

Selanjutnya
Panen Perdana Bawang Putih di Banyuwangi Kualitasnya Dapat Pujian dari Mentri Pertanian 119 Pembaca
06-02-2020

TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan panen perdana bawang putih di Banyuwangi, Kamis (22/3/2018). Amran optimistis Banyuwangi bisa menjadi daerah pemasok bawang putih andalan di Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor. “Ini mantap, baru tanam langsung menunjukkan hasil yang luar biasa. Kami berharap lahan bawang putih di Banyuwangi bisa meningkat jadi ribuan hektar untuk mendukung swasembada pertanian seperti instruksi Presiden Jokowi,” ujar Amran saat memanen bawang putih bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Panen Perdana Bawang Putih di Banyuwangi Kualitasnya Dapat Pujian dari Menteri Pertanian, http://www.tribunnews.com/regional/2018/03/22/panen-perdana-bawang-putih-di-ban

Selanjutnya
Pengendalian OPT Pada Tanaman Raphis (excelsa) berdasarkan Sistem Pengendal 312 Pembaca
05-02-2020

OPT tanaman Raphis excelsa tidak terlalu banyak jenisnya apabila dibandingkan dengan OPT pada tanaman hias lainnya. Namun demikian Raphis excelsa merupakan tanaman hias yang mempunyai potensi secara ekonomi untuk dikomersialkan; maka akan terjadi kemungkinan berkembangnya jenis, luas serangan, dan intensitas serangan OPT; sebagai risiko yang mungkin terjadi apabila pada masa yang akan datang Raphis excelsa dikembangkan dengan skala besar. Dengan demikian, pengetahuan mengenai OPT Raphis excelsa serta cara-cara pengendaliannya sangat diperlukan.Kebijaksanaan pengelolaan OPT termasuk Raphis excelsa berpedoman pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, pasal 20 ayat: 1) perlindungan tanaman dilaksanakan dengan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dan 2) pelaksanaan perlindungan tanaman menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah. Pengendalian OPT Raphis excelsa harus dilaksanakan

Selanjutnya
Rekomendasi Pengendalian OPT Anggrek di Kelompok Tani Anggrek Kota Kendari 1356 Pembaca
01-02-2020

Permasalahan:Kelompok Tani Anggrek Kota Kendari (KT Mowila Wekoila, Wekoila dan KT Wulaa Morini) Provinsi Sulawesi Tenggara.Tanaman Anggrek yang rentan terhadap OPT adalah jenis Anggrek Hybrida (Dendrobuium sp dan Arachnis), sedangkan jenis Anggrek Species (Grammathophyllum scriptum, Phalaenopsis amabilis dan Vanda batemmanii) lebih tahan terhadap OPT.OPT yang menjadi permasalahan  : Hama sejenis kepik / kumbang kuning yang dapat terbang menyerang bunga dengan gejala bunga anggrek akan hancur dan membusuk dan bila dibuka kuntum bunganya terdapat larva yang berbentuk ulat, yang warnanya sama dengan warna kuntum bunga anggrek yang diserang. Pengendalian yang dilakukan dengan cara menggunting tangkai bunga dan membakarnya, namun hama tersebut akan muncul kembali, pengendalian terakhir dengan pestisida dengan Decis dilakukan sejak muncul primordia bunga dan hasilnya

Selanjutnya
Penyakit Bercak Daun pada Leather Leaf fern dan Teknik Pengendalian 465 Pembaca
01-02-2020

Leather Leaf merupakan tanaman tropis, berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, selain itu juga banyak terdapat di Selandia Baru dan Australia. Leatherleaf adalah tanaman hias daun yang memiliki nilai ekonomi yang baik dan cocok dikembangkan di Indonesia. Leather Leaf adalah sinonim tanaman Rumohra adiantiformis, yang merupakan tanaman dari jenis paku – pakuan. Leather leaf terdiri dari sekumpulan daun berbentuk segitiga yang simetris antara sisi – sisinya. Warna daun Leather Leaf hijau tua dan muda tergantung pada kesegaran dan tingkat kematangan. Ketersediaan tanaman leather leaf sepanjang tahun dengan fase hidup medium (3 sampai 4 minggu). Leather Leaf adalah jenis tanaman foliage dataran tinggi tropis, yang akan tumbuh ba

Selanjutnya
Waspadai Penyakit Bakteri Pantoea stewartii pada Jagung Manis 875 Pembaca
01-02-2020

P. stewartii merupakan bakteri OPTK A1 (OPT yang dilaporkan belum terdapat di wilayah Indonesia) pada tanaman jagung yang sudah masuk ke dalam wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil kegiatan pemantauan daerah sebar OPTK 2012, P. stewartii telah tersebar di Provinsi Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten dan Sulawesi Selatan. P. stewartii menyerang tanaman jagung, terutama jagung manis pada seluruh stadia tanaman (stadia pembungaan, pembuahan, pembibitan dan pertumbuhan vegetatif). Bagian tanaman yang terinfeksi yaitu buah, kuncup bunga, daun, akar, benih, batang dan seluruh bagian tanaman. Kerugian akibat OPT ini berkisar 40 – 100%. Penularan:P. stewartii merupakan patogen tula

Selanjutnya
Bahan Pengendali Raphis excelsa Ramah Lingkungan 230 Pembaca
01-02-2020

R. excelsa di beberapa negara dikenal dengan “Lady Palm” sedangkan di Indonesia biasa dikenal dengan “Palem Waregu”. R. excelsa merupakan salah satu tanaman Sub Tropis yang berasal dari Cina selatan dan Jepang dan dimanfaatkan sebagai Tanaman Hias Indoor maupun Tanaman Hias Outdoor. Permintaan tanaman R. excelsa cendrung terus meningkat dari tahun ke tahun, namun negara eksportir sering tidak dapat memenuhi permintaan tersebut baik dari sisi jumlah kontinuitas dan kualitas.Sehubungan dengan hal tersebut R. excelsa perlu terus menerus disosialisasikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan sehingga dapat memperoleh manfaat peluang ekonomi. Upaya memenuhi permintaan tanaman hias tropis di pasar luar negeri masih dilakukan dengan mengeksploitasi tanaman dari hutan dan pekarangan tanpa budidaya intensif. Hal ini menyebabkan kualitas tanaman kurang baik, tidak seragam dan pasokan terbatas sehingga kuantitas, kualitas dan kontinuit

Selanjutnya
Okra si Lady’s Finger Hortikultura 1228 Pembaca
01-02-2020

Kata okra ( Abelmoschus Esculentus ) yang lebih dikenal dengan sebutan  kacang arab, masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Berbeda dengan masyarakat negara-negara di kawasan Asia Tengah maupun Asia Selatan, disana okra sangat digemari. Okra merupakan sayuran berbentuk buah yang dapat diolah menjadi beragam makanan lezat dan berkhasiat bagi kesehatan. Okra termasuk tanaman genus Hibiscus dari famili Malvaceae (kapas-kapasan). Tanaman ini memiliki julukan Lady's Finger karena bentuk buahnya yang panjang dan meruncing di bagian ujungnya seperti jari-jari lentik gemulai seorang wanita cantik. Menurut sejarah, tanaman okra berasal dari Afrika dan dibawa ke Amerika sekitar 3 abad lalu oleh para budak Afrika. Saat ini tanaman okra

Selanjutnya