ARTIKEL
Kementan; Bangkitkan Semangat Tanam Bawang Putih Untuk Swasembada 226 Pembaca
28-01-2020

Temanggung,  Dip4news.com — Hari ini, raut muka, Direktur Jendral (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian, Suwandi, nampak berseri-seri saat melihat beberapa petani sedang mengerjakan lahannya. Sigap ia turun dari mobil dan menghampiri. Ada tiga petani yang sedang bekerja, seorang di antaranya perempuan. Mereka berdiri di tengah-tengah lahan yang di atasnya sedang ditanam salah satu komoditas penting di Indonesia: bawang putih. Perbincangan dengan petani ini menghantar pada cerita kerja keras petani dan pemerintah dalam mendorong swasembada bawang putih.Mengapa musti swasembada? Seperti sudah diketahui, bawang putih merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia. Namun, ketergantungan Indonesia pada impor masih begitu tinggi. Ketidakcukupan produksi lokal menjadikan alasan utama untuk impor. Paling tidak semenjak tahun 2000, setiap tahun tercatat sekitar 95 persen kebutuhan lokal Indonesia disuplai dari luar. Dan hampir sem

Selanjutnya
Dirjen Hortikultura Blusukan, Semangati Petani Bawang Putih 103 Pembaca
28-01-2020

Jakarta, betaEnews.com - Hari ini, raut muka Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, nampak berseri-seri saat menyaksikan beberapa petani sedang mengerjakan lahannya. Sigap, ia turun dari mobil dan menghampiri. Ada tiga petani yang sedang bekerja, seorang di antaranya perempuan. Mereka berdiri di tengah-tengah lahan yang di atasnya sedang ditanami salah satu komoditas penting di Indonesia, yaitu bawang putih. Perbincangan dengan petani ini menghantar pada cerita kerja keras petani dan pemerintah dalam mendorong swasembada bawang putih.Mengapa musti swasembada? Seperti dirilis Birto Humas dan Informasi Publik Kementan, Jumat (30/3/2018), bawang putih merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia. Namun, ketergantungan Indonesia pada impor masih begitu tinggi. Ketidakcukupan produksi lokal menjadikan alasan utama untuk impor. Semenjak tahun 1995, setiap tahun impor meningkat dan kini tercatat 95 p

Selanjutnya
Tingkatkan Kemampuan Petugas Lapang, Direktorat Perlindungan Hortikultura 152 Pembaca
21-01-2020

  Dalam upaya peningkatan subsistem pelaku perlindungan hortikultura, Direktorat Perlindungan Hortikultura menyelenggarakan kegiatan orientasi lapang pengenalan dan pengendalian OPT yang diadakan di DI Yogyakarta pada tanggal 2-5 Desember 2019. Kegiatan tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petugas perlindungan hortikultura khususnya di bidang pengelolaan OPT sayuran dan

Selanjutnya
Kementan Respon Cepat terhadap Penanganan Dampak Penomena Iklim di Kawasan 155 Pembaca
21-01-2020

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus sigap dan tanggap cepat dalam mendukung pengamanan produksi cabai dan kehilangan hasil akibat dampak perubahan iklim (kekeringan). Berdasarkan hal tersebut Direktorat Perlindungan Hortikultura bersama tim langsung turun ke lapangan melakukan pendampingan dan memberikan bantuan APBN dengan cara memfasilitasi kelompok tani (KT)/gabungan kelompok tani (Gapoktan) berupa sarana penanganan Dampak Penomena Iklim (DPI) seperti Bantuan Pompa, Benih cabai tahan kekeringan, bahan pengendali OPT ramah lingkungan di kawasan cabai.Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf saat ditemui di Ruang Kerjanya Kantor Ditjen Hortikultura Pasar Minggu Jakarta menjelaskan, Kekeringan merupakan bentuk dampak perubahan iklim (DPI) yang hampir setiap tahun terjadi, terutama di daerah rawan  kekeringan. Bencana kekeringan cenderung terus meningkat, baik frekuensi, intensitas dan distribusi kejadiannya. Kej

Selanjutnya
Klinik PHT Agro Mandiri di Kab Hulu Sungai 207 Pembaca
21-01-2020

Adalah Kelompok Tani Agro Mandiri yang berlokasi di Desa Wasah Hulu Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah menerapkan PHT di lahan usahataninya yaitu komoditas hortikultura maupun tanaman pangan yang ditanam secara bergantian. Untuk mendukung penerapan PHT, maka pada tahun 2015 berdiri Klinik PHT Agro Mandiri dengan Ketua Bp. Ahmad Suryadi. Dengan sarana yang terbatas klinik tersebut dapat membuat pestisida nabati dari daun sirsak dan PGPR dari akar bambu. Keberadaan klinik PHT berfungsi sebagai tempat konsultasi bagi para petani apabila ada permasalahan di lapangan terutama dalam pengendalian OPT secara ramah lingkungan. Hal ini sangat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok maupun petani dise

Selanjutnya
Pertemuan Pengendali OPT Wilayah LPHP Sukarami, Provinsi Sumatera Selatan 398 Pembaca
21-01-2020

Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman (LPHP) merupakan institusi perlindungan tanaman di tingkat lapangan di bawah pembinaan dan koordinasi UPT BPTPH di tingkat Provinsi. LPHP berperan sebagai pusat pengembangan teknologi terapan perlindungan berbasis Pengendalian Hama Terpadu (PHT). LPHP Sukarami merupakan salah satu dari 4 (empat) LPHP di Provinsi Sumatera Selatan yan

Selanjutnya
Waspada serangan OPT pada Musim Hujan 87 Pembaca
19-01-2020

PendahuluanKeberhasilan usahatani sangat diperangaruhi oleh perubahan musim, yang bila tidak diantisipasi sebelumnya dapat menimbulkan kerugian secara ekonomis pada sektor pertanian umumnya dan tanaman sub sektor hortikultura khususnya, lebih lagi bila perubahan musim terjadi anomali  iklim El-Nino di musim kemarau (MK) dan La-Nina di musim hujan (MH) dengan curah hujan ekstrim rendah dan ekstrim tinggi, sehingga potensi menyebabkan gagal panen besar. Dampak perubahan iklim (DPI) pada tanaman hortikultura tidak hanya menyebabkan banjir pada MH dan kekeringan pada MK melainkan perubahan musim tersebut juga memicu meningkatnya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman hortikultura, sehingga produksi dan mutu komoditas rendah yang menimbulkan kerugian bagi petani. Untuk mengurangi DPI pada tanaman hortikultura diperlukan upaya antisipasi untuk penerapan langkah adaptasi, diantaranya melalui pemanf

Selanjutnya