ARTIKEL
Kementan Ajak Masyarakat Dukung Produk Hortikultura Ramah Lingkungan 122 Pembaca
02-07-2021

Kementerian Pertanian berkomitmen mendorong budidaya hortikultura ramah lingkungan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk pertanian berkualitas baik dari segi tampilan maupun kandungan. Dengan demikian produk hortikultura seperti buah, florikultura, sayuran, jamur dan tanaman obat diharapkan aman konsumsi dan rendah residu pestisida.“Banyak manfaat yang justru luar biasa diperoleh jika petani mempraktikkan budidaya ramah lingkungan. Banyak bahan pengendali ramah lingkungan dan pestisida alami yang bisa dijadikan pilihan terbaik,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, Senin (28/6).Senada, Direktur Perlindungan

Selanjutnya
Kucurkan Bantuan, Kementan Genjot Produksi Bawang Putih 121 Pembaca
27-06-2021

Kementerian Pertanian (Kementan) kini tengah fokus meningkatkan kawasan pertanaman bawang putih. Mewakili Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto meninjau pertanaman bawang putih di Kec. Senduro, Lumajang-Jawa Timur.   Di bawah komando Mentan SYL, Kementan kini memiliki langkah strategis dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi bawang putih secara nasional sekaligus sebagai substitusi impor yang cenderung menurun setiap tahunnya.   Pada kunjungan kerjanya, jajaran Kementan memberikan bantuan APBN berupa 2 unit kendaraan roda 3, benih bawang putih, pupuk hayati cair dan mulsa untuk 20 hektar senilai Rp. 320 Juta kepada kelompok tani Kayu Manis yang diketuai Bapak Anto.   Dirjen Horti

Selanjutnya
Bawang Merah dan Cabai Rawit Rubaru, Potensi Andalan Hortikultura Sumenep 107 Pembaca
27-06-2021

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali melakukan terobosan untuk meningkatkan eskpor pertanian dalam bentuk merdeka ekspor yang akan digelar pada Agustus 2021 terhadap seluruh komoditas pertanian termasuk hortikultura. Peningkatan ekspor merupakan salah satu cara bertindak (CB) Kementerian Pertanian dalam rangka memperkuat perekonomian negara secara teknis diimplementasikan oleh semua jajaran Kementan. Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto misalnya, setelah dua hari berkeliling menemui petani di Jawa Tengah, dirinya melanjutkan dan saat ini tengah berada di Sumenep-Jawa Timur, "Saat ini( 25/06/2021) saya sedang berada di Kec. Rubaru, Kab. Sumenep. Benar Mas, Pak Mentan memerintahkan kami untuk melihat potensi ekspor hortikultura, sekaligus memastikan ketersediaan produksi cabai dan bawang merah menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idul Adha 2021", bebernya.

Selanjutnya
Punya Omset 200 Juta Per Bulan, Petani Milenial Ini Terapkan Budidaya Ramah Lingkungan 423 Pembaca
21-05-2021

Semarang - (20/05/2021) Pemasaran online Sayuran Organik Merbabu (SOM) patut diacungi dua jempol, pasalnya perusahaan milik petani milenial itu terus melebarkan sayap untuk memenuhi permintaan sayuran organik di berbagai daerah dari Jawa hingga Kalimantan. Seperti diketahui, sayuran organik ini disinyalir sebagai bahan makanan paling berkualitas saat pandemi Covid-19 sehingga menjadi salah satu kebutuhan yang ramai diburu konsumen.   Bersama anggota kelompok tani Citra Muda, usaha milik Sofyan Adi ini mampu beromset 200 juta rupiah per bulan. Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui bimbingan teknis dan berbagai bantuan kebutuhan operasional usaha tani seperti alsintan, cold storage, bangsal pasca panen dan klinik tanaman.   Direktorat J

Selanjutnya
Pastikan Stok Cabai Aman H-3 Lebaran, Kementan Pantau Langsung Panen Cabai di Temanggung 154 Pembaca
11-05-2021

Temanggung - Jelang Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tegaskan kepada seluruh jajarannya untuk memastikan stok pangan mencukupi kebutuhan konsumen. Terlebih dengan adanya kebijakan larangan mudik, sehingga khususnya di Jabodetabek harus benar-benar dipastikan pasokan aman dan harga terkendali.   Kementerian Pertanian turun langsung ke lapangan memantau kondisi daerah sentra pemasok cabai Jabodetabek, di antaranya Kabupaten Temanggung. Di Kecamatan Ngadirejo, tepatnya Desa Campursari terhampar cabai seluas 120 ha dan Desa Kataan seluas 250 ha yang mayoritas sedang panen. Jika ditotal, satu Kecamatan Ngadirejo saat ini ada pertanaman cabai rawit seluas 450 hektar, cabai keriting 30 hektar, dan cabai besar 250 hektar.   Melihat kondisi tersebut,

Selanjutnya
Terapkan Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan Bantul Siap Antisipasi Dampak Pemanasan Global 232 Pembaca
06-05-2021

Bantul, Hortiindonesia.comSalah satu strategi Kementan menggenjot produksi komoditas hortikultura yang sehat dan berdaya saing adalah implementasi program Gerakan Mendorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura (Gedor Horti). Salah satunya dengan melakukan langkah-langkah  tepat mengantasipasi dampak perubahan iklim. Pendekatan adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim, pengukuran konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) berupa pengukuran nitrogen oksida (N20) dan Carbon dioksida (CO2) dilakukan pada tanaman bawang merah di Kampung Sayuran Hortikultura.Di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul - Yogyakarta terdapat kurang lebih 140 hektare lahan bawang merah dengan potensi wilayah mencapai 600 hektare.  Kampung sayuran ini disinyalir sudah melakukan penerapan budidaya kawasan ramah lingkungan yang ditandai dengan penerapan dan pemanfaatan embung dan penggunaan teknologi hemat air berupa irigasi sprinkle.

Selanjutnya
Light Trap, Teknologi Pengendali Hama Jadikan Enrekang Semakin Eksotis dan Hasilkan Bawang Merah Kualitas Ekspor 310 Pembaca
27-04-2021

Jakarta-Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura , Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto mengatakan keindahan Kabupaten Enrekang di malam hari tak kalah indahnya dengan berbagai kota besar di dunia.Anton bahkan membandingkan kota Las Vegas Amerika Serikat yang menyuguhkan pemandangan lampu gemerlap atau Cape Town yang disebut-sebut sebagai salah satu kota terindah di Benua Afrika, karena kerlap kerlip lampu kota yang menghiasi malam, ternyata masih kalah jika disandingkan dengan indah dan eksotisnya lahan bawang merah di Enrekang di malam hari.“Kota Las Vegas di Amerika serikat, Kota Cape Town di Afrika, atau kota romantis Paris Perancis itu wajar jika dipenuhi gemerlap lampu di malam hari, namanya juga kota besar. Tapi kalau di Enrekang ini beda, dia unik dan menakjubkan, karena anda akan disuguhkan keindahan light trap, yaitu teknologi pengendali hama sekaligus berfungsi ssbagai penerang di malam hari. Di samping itu, di

Selanjutnya
Peduli Hasil Panen Petani, Kementan Fasilitasi Edarkan Lemon ke Pasar Jabodetabek Hingga Bali 250 Pembaca
16-04-2021

  Bandung Barat – Menyikapi produktivitas lemon yang tinggi, pemerintah langsung sigap menghubungkan ke pengusaha untuk diedarkan ke Jabodetabek dan Bali. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Kementerian di bawah kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo.   “Kami mendengar keluhan yang terjadi di tingkat petani bahwa stok kian menumpuk di gudang dan butuh segera dilakukan penyerapan. Hortikultura adalah komoditas yang perishable (cepat busuk) sehingga butuh segera dikonsumsi,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto saat diwawancarai via telepon, Selasa (13/4).   Prihasto menjelaskan, untuk jangka pendek, jajarannya segera memfasilitasi pembelian lemon dari petani. Diantaranya untuk hari ini, Selasa (13/4) diserap 1

Selanjutnya
Digitalisasi Pertanian Menuju Era Baru Wujudkan Ketahanan Pangan 208 Pembaca
14-04-2021

Jakarta – Kementerian Pertanian menyelenggarakan Tani on Stage (ToS) di Kantor Ditjen Hortikultura, Jumat (9/4). Kegiatan ini guna memberikan pemahaman pentingnya para petani, pelaku usaha dan stakeholders hortikultura menggunakan teknologi digital. Khususnya pada masa pandemic Covid 19 ini, kegiatan bisnis jauh lebih banyak memanfaatkan teknologi digital.   “Hari ini kami melakukan Tani on Stage, memperkenalkan digitalisasi pertanian, termasuk dalam memasarkan produk hortikultura Indonesia dengan cara online atau digital,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto.   Sederet acara dilangsungkan termasuk penandatanganan kontrak kerja sama untuk ekspor tanaman hias. Selain itu, juga dilakukan penyerahan KUR oleh BNI kepada debitur dan penyerahan benih tanam

Selanjutnya
Pelatihan Pembuatan PGPR sebagai Alternatif Pengendalian OPT Ramah Lingkungan oleh LPHP Pontianak 485 Pembaca
07-04-2021

PGPR adalah bakteri pemacu pertumbuhan tanaman yang hidup secara berkoloni di sekeliling area perakaran tanaman. Bakteri ini mempunyai kemampuan menghasilkan racun yang digunakan untuk melawan cendawan patogen, merangsang pembentukan zat pengatur tumbuh serta memfiksasi N untuk meningkatkan ketersediaan unsur N dalam tanah sehingga dapat mengurangi ketergantungan dalam penggunaan pupuk Urea. Pembuatan PGPR yang dilaksanakan oleh Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Pontianak yang berada di bawah pembinaan UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu bentuk pengembangan teknologi terapan perlindungan tanaman berbasis pengendalian hama terpadu (PHT) dalam rangka meningkatkan peran perlindungan tanaman untuk mendukung pencapaian sasaran produksi hortikultura. Pada pembuatan PGPR bahan yang digunakan antara lain a

Selanjutnya