OPT Anggrek ke 3 PDF Print E-mail
OPT Flori - Anggrek
Written by ndik   
Friday, 21 December 2012 08:19

11. Bercak Daun dan Hawar Bunga

Penyebab : cendawan Curvularia palescens Boed.
Gejala Serangan
Sumber : Ditlin Hortikultura dan IPB

Cendawan Curvularia yang menyerang daun berkonidiofor berwarna cokelat tua, tidak ber-cabang, bersekat, pada ujungnya membengkak, ukuran 19–30 x 8–16 µm.

Cara bertahan hidup : pada sisa tanaman sakit, dan tanaman inang anggrek.
Penularan : angin.

Faktor yang mempengaruhi : suhu yang tinggi, lembab, tanaman stres (karena suhu tinggi dan kekurangan air), dan kurang naungan.

Gejala serangan :

bercak kecokelatan menjadi hitam dan menyebabkan gugur. Gejala dapat terjadi pada bunga yang masih kuncup hingga mekar. Pada daun mirip bercak daun Cercospora, dan hanya dapat dibedakan dengan pemeriksaan mikroskopis.
 
 
 
 
 
 
 

12. Antraknosa

Penyebab : cendawan Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) Sacc.

Cara bertahan hidup : pada sisa-sisa tanaman sakit dan tanaman inang jenis anggrek.

Penularan : percikan air.

Gambar :Gejala Serangan

Sumber : Ditlin Hortikultura dan IPB

Faktor yang mempengaruhi : pembentukan konidium dibantu oleh cuaca lembab, sedang pemencaran dibantu oleh percikan air atau pemberian pupuk nitrogen yang berlebih.

Gejala serangan :

Pada daun atau batang semu mula-mula timbul bercak bulat, mengendap, berwarna kuning atau hijau muda. Akhirnya bercak menjadi cokelat dan mempunyai bintik-bintik hitam yang terdiri dari tubuh buah (aservulus) cendawan. Pada umumnya bintik-bintik ini teratur pada lingkaran-lingkaran yang terpusat. Dalam keadaan lembab, badan buah mengeluarkan massa spora (konidium) yang berwarna merah jambu atau jingga. Pada bunga gejala dapat dilihat terjadinya bercak cokelat kecil-kecil, yang membesar dan bersatu sehingga menyelimuti seluruh bagian bunga. Daun yang terserang akan gugur akhirnya umbi akan gundul.


13. Bekicot Achatina fulica Bowdich

Bekicot dewasa mempunyai cangkang dengan ukuran panjang ± 10 – 13 cm. Pada siang hari bekicot bersembunyi di tempat yang terlindung
Telur diletakkan di bawah batu, tanaman atau dalam tanah yang gembur, dan akan menetas dalam 10 -14 hari.

Tanaman inang : anggrek, bunga bakung, dahlia, pepaya, tomat, dan lain-lain.

Gejala serangan : terjadi pada seluruh bagian tanaman. Bagian tanaman yang terserang terpotong-potong tidak ber-aturan.
 
 
 
 


14. Kumbang Moncong Orchidophilus aterrimus Wat

Kumbang berwarna hitam kotor/tidak mengkilap. Ukuran bervariasi 3,5 – 7 mm. Fase larva, pupa, sampai dewasa berlangsung dalam umbi semu.

Tanaman inang :

anggrek epifit Arachnis sp., Cattleya sp., Coelogyne sp., Dendrobium sp., Cymbidium sp., Paphiopedilum sp., Phalaenopsis sp., Vanda sp., dan lain-lain.

 

Gejala serangan
Daun berlubang dan terdapat lubang gerek pada umbi semu. Gejala lanjut daun menjadi busuk.
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 17 January 2013 06:51 )