Antraknosa PDF Print E-mail
OPT Flori - Policias
Written by ndik   
Friday, 21 December 2012 08:35

Antraknosa

Gambar : Gejala pada daun (a); gejala pada ranting atau tangkai daun (b ); gejala pada tunas benih tanaman (c); konidia cendawan (pembesaran 400x) (d)
Sumber Foto : Ditlin Hortikultura dan Departemen Proteksi Tanaman – IPB

Gejala Serangan

Gejala penyakit ditemukan pada bagian daun, batang dan cabang tanaman. Gejala dimulai dari bercak kecil kebasahan berwarna cokelat, kemudian meluas dan dapat menyebabkan gejala mati ranting (Gambar 7 b dan c). Serangan pada bagian pinggir daun dapat menyebabkan daun melengkung (Gambar 7a). Serangan pada bagian batang utama pada tanaman dapat menyebabkan kematian pucuk (gambar 7 c), tetapi kemungkinan tanaman masih dapat bertahan hidup dengan membentuk cabang baru, akan tetapi serangan dapat terjadi lagi jika tidak dilakukan tindakan pengendalian.

Penyebab

Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) Sacc.
Sumber Serangan dan Cara Penularan

Terbawa oleh benih, tanaman terserang, tanaman inang lain, serta daun-daun gugur. Spora dapat disebarkan oleh percikan air lewat penyiraman dari atas (overhead irrigation), hujan angin, pada waktu melakukan penyemprotan pestisida maupun pupuk daun, aliran air, dan serangga.sebagai pembawa (carrier)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Friday, 21 December 2012 08:36 )