Jenis Tanaman Berpotensi Sebagai Pesnab PDF Print E-mail
Berita - Gerdal
Written by ndik   
Wednesday, 11 April 2018 02:33
JENIS-JENIS TANAMAN YANG BERPOTENSI 
SEBAGAI PESTISIDA ORGANIK 
UNTUK MENGENDALIKAN HAMA ULAT
 Sumber : https://mitalom.com/
 
 

 
Hama ulat merupakan jenis hama tanaman yang paling banyak jenisnya, beberapa jenis ulat yang sering menyerang atau mengganggu tanaman adalah ulat tanah, ulat grayak, ulat daun, ulat penggerek buah, ulat penggerek batang, ulat bibit dan lain sebagainya. Ulat bukan merupakan bentuk hewan dewasa, tetapi tahap larva dari spesies dalam ordo Lepidoptera, yang mencakup kupu-kupu dan ngengat. Kebanyakan adalah pemakan tumbuhan walaupun beberapa spesies merupakan pemakan serangga. Kebanyakan ulat dianggap sebagai hama dalam pertanian. Banyak spesies ngengat dikenal karena tahap ulatnya menyebabkan kerusakan pada buah dan produk pertanian lainnya (wikipedia). Praktisnya hama ulat mudah dikendalikan dengan penyemprotan insektisida kimia. Tetapi kita semua tentunya tahu, penggunaan pestisida kimia memliki efek buruk bagi manusia, ekosistem maupun lingkungan. Untuk mengurangi residu bahan kimia pada bahan pangan komoditas pertanian, ada baiknya kita mencoba untuk menggunakan pestisida organik/pestisida nabati.
Walaupun dalam prakteknya kita belum 100% menerapkan sistem pertanian organik tapi setidaknya bisa mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia.

Jenis-jenis Tanaman Yang Berpotensi Sebagai Pestisida Organik untuk Mengendalikan Hama Ulat. Beberapa jenis tanaman atau tumbuhan sudah diketahui dapat digunakan untuk mengendalikan hama ulat pada tanaman. Beberapa diantaranya mungkin sudah kita kenal dan banyak ditemukan disekitar kita. Dan tidak tertutup kemungkinan ada yang belum kita ketahui. Jenis- jenis tanaman atau tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati untuk mengendalikan hama ulat anatra lain ; “ajeran, bawang putih, bengkuang, brotowali, cabai merah, duku, pepaya, tembakau, kunyit, cabai rawit, kenikir, jahe, gadung, lidah buaya, mengkudu, mimba, pacar cina, sirsak, srikaya, tembelekan, tomat, kacang babi.”
Ekstrak dari tanaman-tanaman tersebut mengandung senyawa kimia tertentu yang dapat berfungsi sebagai penolak hama, menghilangkan nafsu makan hama, menghambat pertumbuhan hama maupun membunuh hama secara langsung.
 
Salam Ramah Lingkungan. 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Wednesday, 11 April 2018 02:44 )
 
DIREKTORAT PERLINDUNGAN HORTIKULTURA
Jalan Aup Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520 - Telepon (021) 7819117, Faximile (021) 78845628
Website : http://ditlin.hortikultura.deptan.go.id - E-mail: ditlinhort@deptan.go.id
Copyright © 2013 Direktorat Perlindungan Hortikultura Design by SadCom Multimedia ndik63@yahoo.com