Serangan OPT pada Musim Kemarau PDF Print E-mail
Berita - Berita Utama
Written by ditlinhorti   
Thursday, 20 December 2012 05:20
Waspada Serangan OPT Hortikultura
pada Musim Kemarau 2012
Oleh : Rita Warduna,

 Pendahuluan

Dampak Perubahan iklim (DPI) pada tanaman hortikultura tidak hanya menyebabkan banjir  pada musim hujan (MH) dan kekeringan pada musim kemarau (MK) melainkan perubahan musim tersebut juga memicu meningkatnya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT)  pada tanaman hortikultura, sehingga produksi dan mutu hasil rendah dan menimbulkan kerugian bagi petani. Untuk mengurangi DPI pada tanaman hortikultura diperlukan upaya antisipasi untuk penerapan langkah adaptasi, diantaranya  melalui  pemanfaatan informasi iklim yang tersedia, mengolah dan analisis data iklim, serta melaksanakan waktu dan pola tanam di kawasan hortikultura sesuai musim.

Menurut Prakiraan Musim Kemarau 2012 yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa Awal Musim Kemarau (MK) 2012 di 342 Zona Musim (ZOM) di Indonesia diprakirakan umumnya terjadi pada bulan Mei 2012 sebanyak 126 ZOM (36,8%) dan Juni 84 ZOM (24,3 %), dengan sifat hujan umumnya normal, yaitu meliputi Sumatera 47 ZOM (13,74 %), Jawa 99 ZOM (28,95 %), Bali 9  ZOM (2,63 %),  NTB 8 ZOM (2,34 %), NTT 13 ZOM (3,80 %), Kalimantan 11 ZOM (3,22 %), Sulawesi 16 ZOM (N (4,68 %),  Maluku dan Papua 8 ZOM (2,34 %). Rincian daerah hujan di masing-masing ZOM  dapat dilihat pada  Lampiran 1.

Musim kemarau akan memicu berkembangnya OPT pada tanaman hortikultura terutama serangan hama  tanaman jenis  serangga  penusuk dan pengisap, seperti kutu kebul, kutu putih, kutu daun, trips, tungau, pengorok daun, virus Gemini/kuning, ulat bawang dan NSK pada kentang. Apabila tidak dilakukan antisipasi melalui pengelolaan usahatani sesuai GAP/SOP,  maka serangan OPT hortikultura akan menimbulkan kerugian bagi petani, bahkan jika terjadi populasi OPT sangat tinggi (outbreak) tanaman  bisa gagal panen. Dampak buruk akibat DPI ini tentu tidak  diharapkan, karena selain melemahkan posisi petani melanjutkan kesinambungan usahataninya, juga mengurangi kepercayaan petani terhadap program pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dan mensejahterakan keluarga tani.

Untuk efektifnya  pengelolaan OPT di musim kemarau kami minta para pelaku usaha hortiku ltura di daerah lebih mencermati informasi Prakiraan MK 2012 yang disampaikan oleh  BMKG di daerah masing-masing. Selain itu bersama ini kami sampaikan secara umum langkah pengelolaan OPT hortikultura di musim kemarau antara lain sebagai berikut, dan rincian pengelolaan OPT hortikultura di musim kemarau sebagaimanan tercantum pada Lampiran 2 a dan 2 b.

  1. Perbaikan sistem peringatan dini perubahan cuaca ekstrim
  2. Pemanfaatan sistem informasi iklim secara optimal
  3. Pemantauan lebih intensif, penghimpunan data dan informasi, koordinasi antar instansi, komunikasi dengan  pakar, analisis kondisi dan data ditingkatkan
  4. Sistem pemanenan dan pengelolaan air yang baik sehingga tanaman tidak tergenang di MH dan  tidak kering di musim kemarau,
  5. Penggunaan pompa dan teknologi irigasi hemat air
  6. Pengembangan sistem budidaya yang lebih responsif terhadap keterbatasan air/air hujan yg berlebihan
  7. Penggunaan varietas yang toleran terhadap cekaman biotik maupun abiotik , dan  yang efisien terhadap input
  8. Pengaturan waktu tanam dan pergiliran tanaman
  9. Implementasi PHT, mendorong budidaya tanaman sehat dan penggunaan pengendali agens hayati dan pestisida nabati,
  10. Pemanfaatan komoditas buah-buahan dan pohon bahan pestisida nabati untuk rehabilitasi lahan dan penghijauan daerah tangkapan air dan/atau daerah aliran sungai (DAS)
  11. Peningkatan buffer capacity untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan
Demikian atas perhatian dan kerjasama Saudara kami menyampaikan terima kasih.

Lampiran 2 a dan 2 b.

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Thursday, 17 January 2013 02:28 )
 
DIREKTORAT PERLINDUNGAN HORTIKULTURA
Jalan Aup Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520 - Telepon (021) 7819117, Faximile (021) 78845628
Website : http://ditlin.hortikultura.deptan.go.id - E-mail: ditlinhort@deptan.go.id
Copyright © 2013 Direktorat Perlindungan Hortikultura Design by SadCom Multimedia ndik63@yahoo.com