Bantuan pompa air PDF Print E-mail
GAMBAR - JUDUL
Written by ndik   
Tuesday, 13 August 2019 02:28
2019-08-13/09:31:03 
BANTUAN POMPA AIR DALAM UPAYA PENANGANAN KEKERINGAN

Tasnipul Abdi, Ketua kelompok tani Sekar Taji, jumlah anggota 25 orang, yang berlokasi di Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, sangat berterimakasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan Pompa air, melalui kegiatan Antisipasi Dampak Perubahan Iklim/DPI,  Direktorat Perlindungan Hortikultura. Tasnipul menyampaikan akan segera memasang Pompa tersebut berikut selang/pipa air, Alhamdulillah sumber air yang berada dilokasi tersebut tidak pernah surut walaupun pada saat kemarau. Iklim dan kondisi tanahnya, untuk wilayah Desa Tenam sangat cocok untuk ditanami berbagai macam tanaman sayuran, ujar Tasnipul.
 
 
Kelompok Tani menerima bantuan pompa air dalam upaya penanganan kekeingan.
 
Muara Bulian adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Batanghari, provinsi Jambi, dilalui oleh sungai yang bernama Batang Hari. Muara Bulian merupakan ibu kota Kabupaten Batanghari, dengan jarak dari Kota Jambi ± 60 KM. Salah satu pengembangan hortikultura yang berlokasi di Desa Tenam dengan luas lahan 5 hektar yang baru dibuka sejak tahun 2016 (+ 3 tahun). Lahan di Desa Tenam dinilai potensial untuk bercocok tanam hortikultura (kangkung, terong, gambas, pare, dan berbagai macam tanaman sayuran lainnya) guna memenuhi kebutuhan sayuran lokal.
 
Lokasi Pengembangan Tanaman Sayuran di  Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari,
Provinsi Jambi,
 
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif BPTPH Provinsi Jambi dengan mottonya "CEPAT TANGGAP AKURAT",  menggerakkan petugas POPT dalam melakukan pembinaan dan pengawalan pada  petani, ujar Ka. BPTPH Prov. Jambi, Wahyudi Dwinanto.

Sya'roni POPT Kecamatan Muara Bulian, telah memperkenalkan kepada petani SLPHT Sayuran,  pemanfaatan agens hayati trycoderma, PGPR dan  pestisida nabati.

Ketua kelompok Tani Sekar Taji yang berlokasi di Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, menyampaikan, petani di wilayah tersebut berhasil bertanam berbagai macam tanaman sayuran dan buah semangka.

Pada saat kunjungan lapang tgl 8 Agustus 2019  kasi Bencana Alam, Direktorat Perlindungan Hortikultura Endik Mulyadi, menyarankan petani untuk terus menggunakan sarana pengendali OPT yang ramah lingkungan dan mengaplikasikanya sejak awal sebagai tindakan pencegahan yaitu dimulai dari perlakuan benih, persiapan lahan dan pemeliharaan. Dengan penggunaan sarana yang ramah lingkungan akan menekan biaya produksi, menjaga kelestarian lingkungan dan produk yang dihasilkan aman untuk konsumsi.

Sri Wijayanti Yusuf Direktur Perlindungan Hortikultura, pada berbagai kesempatan selalu mendorong petani agar menerapkan budidaya hortikultura yang ramah lingkungan, menggunakan lebih banyak pupuk organik, agensia hayati, pestisida nabati, sehingga produk yang dihasilkan lebih aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat, sehat untuk petani dan lingkungan, dan yang terpenting adalah menurunkan biaya usahatani sehingga produk lebih berdayasaing dan menambah kesejahteraan petani, ujarnya.
 
by. Admin
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Tuesday, 13 August 2019 02:56 )