Busuk Daun Print
OPT Sayur - Kentang
Written by ndik   
Friday, 21 December 2012 01:34
Busuk  Daun  (Hawar Daun) (Late Blight)
Phytophthora infestans (Mont.) dBy.

Nama umum : Phytophthora infestans
(Mont.) de Bary
Klasifikasi : Kingdom : Chromista
Filum : Oomycota
Ordo : Pythiales
Famili : Pythiaceae
Sumber gambar : CABI

Morfologi dan daur penyakit

Miselium interseluler, tidak bersekat, mempunyai banyak hausto­ria. Konidiofor keluar dari stomata, berkumpu1 1 – 5, dengan percabangan simpodial, dan mempunyai lingkaran yang khas.  Konidium bentuknya menyerupai jambu biji, berinti sebanyak 7 - 32. Cendawan ini mempunyai banyak ras, dan dapat membentuk oospora, dan bertahan dari musim ke musim dalam umbi yang sakit.
Bila umbi sakit ditanam, cendawan akan naik ke tunas muda, dan membentuk konidium. Konidium dapat dipencarkan oleh angin ke tanaman lainnya.
Kelembaban dan suhu sangat berpengaruh terhadap perkembangan patogen. Pada suhu 16 – 24 oC dan kelembaban tinggi yaitu pada musim hujan, penyakit ini berkembang hebat. Di dataran  rendah P. infestans tidak berkembang karena suhu yang tinggi kurang mendukung perkembangan patogen.
Penyakit ini banyak dijumpai di Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, Sulawesi Selatan, dan negara lain dijumpai di Amerika Serikat, Jerman, Irlandia, Thailand, Malaysia, Belanda dan Kepulauan Pasifik Selatan.

Gejala serangan

Gejala pada tingkat awal timbul bercak nekrotik pada bagian tepi dan ujung daun.  Gejala ini bertahan atau berkembang lambat pada varietas yang tahan atau dalam cuaca yang kering.  Gejala pada tingkat lanjut muncul bercak-bercak nekrotik yang ber­kembang ke seluruh daun tanaman dan menyebabkan matinya bagian tanaman yang ada di atas tanah.  Gejala pada daun tanaman umumnya muncul setelah tanaman berumur lebih dari satu bulan.  Hal ini terutama terjadi pada varietas rentan dan kelembaban cukup tinggi pada suhu yang tidak terlalu rendah.
Serangan pada umbi menyebabkan bercak yang berwarna coklat atau hitam ungu, masuk sampai 3 - 6 mm ke dalam umbi dan tampak waktu digali maupun waktu penyimpanan. Gejala lebih jelas tampak setelah penyimpanan dan dapat menutupi seluruh permukaan umbi, menyebabkan busuk, karena perkembangan patogen dan adanya organisme sekunder.

Pengendalian
Menggunakan bibit yang sehat. Pergiliran tanaman. 

Tanaman inang lain

Tomat (cendawan ini juga dapat mempertahankan diri pada tanaman tomat, walaupun berbeda virulensinya).

 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Monday, 09 July 2018 00:28 )